Maksudnya sampai sejauh mana pacarannya?” tanya Indra lagi yang sepertinya belum puas dengan jawabanku barusan. Bokep Tobrut Aku kemudian menyuguhkan minuman dan kue ringan untuk mereka. Kemudian aku mengajak mereka untuk bermain kartu sambil menonton Film tadi. Setelah aku membuka pintu rumah untuk melihat siapa yang datang, ternyata ada 3 orang anak muda sedang berdiri di depan pagar rumahku. Aku tidak berminat ikut dengan mereka karena sekarang sedang tanggal tua. Tapi aku masa bodoh dengan hal tersebut.Setelah lama berbincang, ternyata mereka semua orangnya ramah dan enak diajak ngobrol mulai dari topik yang ringan sampai obrolan-obrolan yang agak serius. Tunggu di dalam aja yah, mungkin sebentar lagi Ellyn pulang…” kataku mempersilahkan masuk. Pada awalnya obrolan kami hanya di sekitar kegiatan kampus mereka saja. Ruang tengah itu menjadi hening karena semua terpaku pada layar TV. “Bukan itu maksud Indra Kak.




















