Setiba di kantor, Vionita telah berada di depan meja komputer.Dengan celana jeans dan baju putih ketat, jenis pakaian kesukaannya, jelas mempertontonkan lekuk tubuh sintal dan buah dadanya yang ranum.Sambil menelan ludah aku hampiri mejanya sambil memulai mengajarkan komputer. Jam kerjanya tidak terlalu memaksa, karena aku masih sambil kuliah,” jawabnya dgn manis.Terlihat jelas lesung pipit di pipi sebelah kiri dan lentik bulu matanya. Bokep China Dan.. Kerasan kerja di sini?” pertanyaan yang benar-benar retoris, hanya sebagai ice breaking. Tak kusangka, ternyata responnya luar biasa. Ruang atasannya, yang semula dikunci dibukanya sambil menggandeng tanganku. “Lumayan lah..” jawabnya sambil menyodorkan kue kecil,“Mau Mas..?” Aku ambil biskuit pemberiannya dan mulailah pembicaraan mengalir lebih lancar. ini terjadi di tahun 2015, ketika aku, dan Bagas, dan Very bekerja di sebuah perusahaan IT di bilangan Jakata Selatan.




















