omongan Anton membuat jantungku semakin bergemuruh karena membayangkan nantinya tubuh istriku akan dinikmati oleh ribuan pasang mata lelaki mesum. Bokep China Di satu sisi aku cukup salut dengan sikap profesionalime yang ditunjukan Anton dan Yudi karena selama proses pemotretan tak sekalipun merka mencolak tubuh indah Ririn, mungkin hal itu sudah biasa bagi mereka. Kamipun berbincang-bincang sejenak, pembicaraan kami cukup nyambung karena aku juga sempat mengikuti unit kegiatan fotografi waktu jaman kuliah dulu. Tepat jam satu siang selepas makan siang, telepon kamarku berbunyi, segera kuangkat dan ternyata dari Anton
“mas terimakasih atas kerjasamanya, pembayaran sudah saya lakukan dan hasil dari pemotretan yang telah kami lakukan nanti akan saya kirim ke alamat kantor mas.




















