Winda merasa aneh, Johan malah minta maaf karena persetubuhan itu hanya memuaskan satu pihak saja. Bokep Japan Sambil berdiri di pintu ia bertanya pada Winda “Winda , indak pulang ka Padang (Winda, pulang ke Padang ‘gak)”?. Winda menurut membiarkan, malah membantunya. Johan berdiri mendekati di depan Winda. Pas melalui daerah Bukit Ambacang daerah yang dulunya tempat pacuan kuda itu mungkin karena perut udah kenyang, dan dinginnya udara malam yang berembus dari celah kaca mobil, Winda jadi mengantuk. ”Win… daripado adiek ndak bisa lalok, labiah elok cubo sanda an kapalo di bahu uda (Winda daripada ga bisa tidur , lebih baik rebahkan kepalamu di bahu abang)” kata Johan. Dan langsung Johan menghentikan aksinya, lalu kembali pada posisinya menjalankan mobil tersebut hingga rumah wanita muda tersebut.Sesampainya di rumah, Winda masih saja terbayang akan perlakuan Johan pada dirinya.




















