Dengan tangan kanannya ia mengusap puting susu kiri Lara. Meja yang berantakan serta telepon satelit serta seperangkat komputer yang terhubung dengan internet tentu sangat membantu operasional komplotan ini.“Kau yakin tidak memerlukan baju ataupun sesuatu untuk menutupi tubuh telanjangmu itu, Lara? Bokep Montok Akan kuberikan semua kekayaanku asal kalian bersedia mengampuni nyawa hinaku ini..” Ratap Vincent kepada kumpulan malaikat maut yang siap mencabut nyawanya.Lara berjalan menghampiri Vincent yang kini terpekur dengan sekujur tubuh gemetaran dan berkeringat dingin.“Enak saja kau berkata begitu. Kau ini aneh sekali, Lara” Timpal Mary Ann sambil tertawa.“Dimana Demosh?” Tanya Lara sambil celingukan mencari Demosh.“Dia dibawah sana membantu polisi dan petugas dari Dinas Kehutanan untuk membereskan komplotan ini.”“Sudahkah kau menghubungi Markas Besar CTU untuk menjemput kita disini?” Tanya Lara.“Yup. Tetapi segera pula dia sadar bahwa di pangkal paha kirinya telah tertancap sejenis jarum dengan bulu warna warni di ujungnya.




















