Aku baru pertama kali melakukannya. Setelah belanja banyak itu kami tak mengucapkan sepatah kata pun. Bokep Arab Saya juga mematikan tv serta menuju kamarku.Sayup-sayup aku terdengar suara isak tangis di kamar mbak Intan. Saya baru sadar saat saya menelpon ponsel-nya serta dia mengangkatnya. Lantas kami bertegur sapa. “Kenapa mbak?” kataku. Aku memberinya sebuah gaun berwarna hitam yang mewan. Saya umumnya memanggilnya mbak Intan, rutinitas dari kecil mungkin saja.Ia tinggal sendirian berbarengan ke-2 anaknya, sejak suaminya wafat saat saya masihlah SMP ia membangun usaha sendiri di kota ini.Yakni berbentuk tempat tinggal makan yang lumayan laku, dengan bekal itu ia dapat menghidupi ke-2 anaknya yang masihlah duduk di SD. “Sebenarnya, aku dan ibumu itu bukan saudara kandung. Malam itu aku bermimpi basah dengan mbak Intan.




















