Setelah acara pipisnya selesai, Tika aku gendong dan aku dudukkan di pinggir ranjangku. “Simbok ini nggak punya rumah den, sombok cuma gelandangan”. Bokepjepang “Nggak apa-apa Nduk.. “Benar Ndoro.. Aku tidak berani untuk memeras teteknya karena takut Mbok Inem akan bangun.Sedang asyik-asyiknya aku mengocok kontolku, si Tika bangun dan melihat ke arahku. tapi Tika takut ke kamar mandi..”. “Tika malu Ndoro.. memek Tika diapain.. “Nah gitu nduuk.. Tika takut Ndoro..”. kok sakit..”
Aku sempat tarik ulur kontolku di liang memeknya. Tangganku mulai aktif membelai rambutnya, pipinya, bibirnya.. Tika bobok disini ya.. “Ndoro.. Dan setelah kurasa mantap, aku tekan dengan keras. Sambil melakukan aktivitasku, aku pandangi si Tika, gadis kecil yang benar-benar polos, dan aku lihat sesekali Tika melihat mataku terus berpindah ke paha ibunya yang sedang aku elus-elus berulangkali. “Nduuk.. ayo nanti Tika Ndoro kasih es krim..




















