Mas Budi pun mencoba menusuk Nadya dengan senjatanya yang sudah menegang dari tadi. Film pun habis, lampu kembali menjadi terang. Bokep Korea Film pun habis, lampu kembali menjadi terang. Tidak lama kemudian, “Ahh.., aahh.., ohh.., yeaahh.. Mas Budi langsung merangkul pinggul Nadya dan mencium pipinya, sungguh sangat mesranya. Namun karena serangan bibir mas Budi yang bertubi2 dan serangan birahi yang menggebu2, dengan agak canggung akhirnya Nadya menyambutnya. Kemudian mas Budi mulai berani memegang tangannya, Nadya pun tak kuasa menolaknya dan saat mas Budi berkata, “Mas sayang kamu.” Serr.., rasanya Nadya tersambar petir asmara dan tidak kuasa menolaknya, apalagi ketika mas Budi mulai berani menyandarkan kepalanya di bahunya dan meletakkan tangannya di paha Nadya yang masih tertutup rok panjang.










