Meta.. Bokep Tobrut Entah kenapa hatiku jadi berdebar-debar tak karuan, kubuka pintu hampir bersamaan dengan Mas Pujo hendak mengetuk pintu.“Meta..!”
“Mas..!” aku menghambur dalam pelukannya, tak kuasa rasanya aku menahan kerinduannku kepadanya.Kusorongkan mulutku, kami saling berpagut masih di depan pintu. Jhony orangnya pendiam bahkan cenderung introvet menurutku, dia bekerja ditempat yang sama dengan Mas Pujo bahkan Mas Pujolah yang mengangkat karirnya menjadikannya kepala bagian keuangan sesuai dengan latar belakang pendidikannya yang jebolan D3 Akuntansi.Awal-awal kehidupan pernikahanku dengan Jhony berjalan wajar-wajar saja itu mungkin karena pengetahuanku tentang rumah tangga yang sangat kurang, bagi keluarga kami prinsipnya isteri harus nurut suami dan ngladeni tidak boleh banyak menuntut. Kucoba memberanikan menelepon di kantor.“Ada apa Met..?” ketika pertama mendengar suaraku.




















