Kali ini giliran kami beristirahat sambil menikmati sisa sisa kenikmatan duniawi yang baru saja kami dapatkan bertubi-tubi.Ku dekap tubuh Gisell, ku kecup lehernya dari belakang. Saya juga bawa mobil, tau lah rasanya gimana kayak mbak gini. Bokep STW Anggap aja aku bayar utang budi karena kamu sudah membantu aku…. Waktu sudah menunjukan pukul 02:30 pagi, jalan begitu sepi karena malam dan hujan yang tak kunjung berhenti.Besok Jakarta pasti banjir nih, hujan seharian gini… gumamku dalam hati.Sekitar 100 meter setelah melewati Pondok Indah Plaza, aku melihat sebuah sedan menepi dengan kap mesin yang terbuka. Ada yang bisa saya bantu? Hiburku seadanya. Ku perhatikan sejenak wanita yang terbaring tanpa busana dibawah tubuhku ini. Ku coba memejamkan mataku.Belum sempat terlelap, pintuku diketuk pelan.Aku pun bangkit dari kasur, menuju pintu dan membukanya. Sayangnya aku merasa tidak enak hati untuk menerima tawarannya.Namun berbeda dengan Gisell, ia memaksa diriku untuk menginap.










