Desi Puki Yang Menggoda

Kursi malasku sudah kuratakan. Vidio Sex “Sakit, sayang…!” aku merintih.Dodi mendiamkannya sejenak, kemudian menekan kembali. Jangan buat mama gila, sayang…” Ah, aku tak mampu. Aku membutuhkan Dodi, anakku. Tak pernah!***Tak terpikirkan selama ini. Dia pakaikan kimonoku, lalu dia melilitkan handuk pada pinggangnya dan kami menyeruput segelas kopi bergantian.“Kenapa ini bisa terjadi, Do?” tanyaku seperti menyesal.“Karena aku mencintai mama. “Mama… mama cantik sekali. Lidah kami sudah berkaitan dan tanpa sadar, aku memegang penisnya yang sudah mengeras. Sudah tujuh tahun lebih kami melakukan persetubuhan dengan rahasia yang ketat. Sampai akhirnya, aku tidak merasakan perih lagi saat Dodi mempercepat kocokan penisnya di dalam lubang duburku. Ujungnya menyentuh-nyentuh pangkal lubang vaginaku yang teramat dalam. Duburku yang sudah basah oleh ludahnya, terus ditusuknya. Sampai akhirnya, kami sama-sama melemah. Enak, sayang…” desahnya.Aku terusmelakukannya dan aku juga merasakan kenimatan. Kutuntun penisnya yang sudah tegang, keras dan panjang itu memasuki lubang vaginaku.

Desi Puki Yang Menggoda