Belum, belum bersih” jawabnya sambil menuntun tanganku ke bawah perutnya. Bokep Cina Selesai menggetar, selesai mengejang, selesai melepas, selesai semuanya. Di ruang keluarga Tante sedang duduk di sofa nonton TV sendiri.“Senamnya di mana Tante ?” Aku coba membuka percakapan. Jelas kok, perintahnya. Jelas rambut-rambut itu. Kenapa aku ini? Dan tanteku, Tante Yani, isteri Oom Ton menurutku paling cantik, dibandingkan dengan kawan-kawan sekolahku, dibanding dengan tante sebelah kiri rumah, atau gadis (mahasiswi ?) tiga rumah ke kanan.Cepat-cepat kuusir bayangan wajah tanteku yang tiba-tiba muncul. Oh ya, ada seorang lagi, pengurus taman biasa di panggil Mang Karna, sudah agak tua yang datang sewaktu-waktu, tidak tiap hari. Barangmu kerasnya luar biasa”
“GiMana caranya supaya saya bisa lama, Tante ?’
“Nanti kamu akan tahu sendiri”
“Ajarin saya ya, Tante”Tante tak menjawab.




















