Aku hanya bisa terdiam terpaku. Bokep Montok “..Erik? Sara melirik ke arah Erik yang sedang duduk di meja pojok bersama Tomi.“Hey Maria, Erik itu ganteng banget ya? tidak ada satupun yang boleh menyentuhmu tanpa seizin-ku.”Erik memeluk tubuhku yang kecil dengan erat. Hanya sisa-sisa gaunku-lah yang masih menyembunyikan bagian-bagian tubuhku sedikit. Rasa takut dan kesepian menyerang hati dan pikiranku. “Aaahh..!!”Aku menjerit dan mulai menangis lagi. Hari itu, aku mulai merasa bosan di rumah dan Erik belum pulang dari kantor. Nafasnya terdengar berat penuh dengan kemarahan dan birahi. Aku nggak marah kok. Tersenyum Erik mengecup kepalaku sambil mengelusnya. Aku pun hanya bisa tertawa, aku pun menetujuinya. Aku nggak marah kok. Aku senang sekali, karena Erik telah mempersiapkan sebuah pesta ulang tahun untukku di sebuah hotel bintang 5.




















