Tapi ternyata, yang kulakukan itu malah membuat Laura berani untuk membalas ciumanku. Bokep SMA Bel istirahatpun berbunyi, dan kami langsung menuju kantin untuk makan siang.Baru saja aku selesai makan, Laura mendekatiku dan berbisik “Besok Bapak saya tunggu di Hero sekitar jam 10.00 pagi, ada yang ingin saya bicarakan, saya tunggu didepan ATM”. Laura terus mendesah dan meracau tak karuan.“Aacchhhh.. Enak sekali sayang.. Diantara siswi tersebut, salah satu, telah membuat aku seperti kembali merasakan cinta (yang dulu pernah hilang bersama Frisca). Alamak.. Emi yang tidak tahu apa-apa, hanya bengong mendengar pembicaraan kami. Dengan keharuman yang khas, memek itu telah membuat aku betah berlama-lama mencumbuinya.Aku terus menjilati, dan dengan jari telunjukku, aku coba merangsang dia dengan memainkan kelentitnya. Enak sekali sayang.. Maafin Laura yah, Laura udah ngerepotin Fais, padahal kan sekarang waktunya libur dan istirahat, tapi Laura malah meminta Fais menemui Laura”.Aku terharu juga mendengar kejujuran dan kepolosannya, akhirnya setelah




















