ekonomiku
pas-pasan, dan yang terutama, aku sudah punya istri dan anak.. Kamu pasti tahu kan, kalau
selama ini aku hanya menangani pasien pasien dengan keluhan yang ‘lumrah’, Aku ngga tau bisa berhasil
atau tidak. Bokep jepang maaf.” Herlin mungkin melihat wajahku yang memerah, dia
tertawa dan berkata, “hi..hi..hi.., kenapa? Makanya aku nyuruh kamu datangnya hari ini, biar dirumah ngga ada orang. Herlin semakin ngakak, “Vito.. cruutt.. terus.. “Ada yang bisa saya bantu Bu Herlin?” Aku biasa memanggil semua
orang dengan sebutan Bu, baik masih muda ataupun sudah berumur, sekedar untuk formalitas. Sejenak
aku agak grogi karena baru pertama kali melihat tubuh wanita selain istiku setengah telanjang, tapi
bagaimanapun aku harus melaksanakan kewajibanku. Sampai aku menulis cerita ini hubunganku dengan Herlin masih
tetap berjalan tanpa ada orang yang mengetahuinya.Istriku sempat curiga denganku, tetapi setelah kujelaskan bahwa Herlin adalah rekan kerja, dia percaya
dan tidak pernah lagi menanyakan hal ini lagi.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Tak kusadari, adikku mulai
berdiri. ngga tahan lagi..




















