Tapi kamu tetap menghormatinya sebagai ibumu, bukan karena takut. Bener-bener cantik perempuan ini, gumanku. Bokeb Secara sembunyi-sembunyi bu Heidy tadi sempat mencium saya. Gemetaran ketika tanganku menyelinap di balik behanya dan kemudian meremas susunya dengan lembut. Saya takut sendirian di hotel, tidak ada yang nemeni”Akhirnya saya setuju dan kemudian izin kepada ayah dengan alasan naik gunung dan ayah menyetujui. Kembali aku menggerak-gerakkan pinggulku seperti orang memompa, naik turun dan memutar. Mulus bagai batu pualam putih bersih. Aku tidak mempermasalahkan.Sampai di hari Jumat, dia pulang jam tiga, agak siang dari hari-hari biasa, tiba-tiba dia berkata:
“Bila terus ke sana, sampai mana Ren?” kata bu Heidy sambil menunjuk jalan arah depan. Gerakannya makin kencang sampai menggoncang-goncang tubuhku dan tempat tidurnyapun ikut bergetar, lalu diiringi dengan desahan kuat.“Ah…..uh….eh… aku sampai Ren….” katanya sambil menggong-goncang tubuhku.




















