Kata ayah, usahanya sudah lumayan rame, daripada membayar orang untuk membantu, mending mengajak ibu saja. Semalam mau mbak suruh pindah ke kamar karena udara dingin banget, takut kamu sakit. Bokep Mama Akhirnya, setelah berembug cukup lama, kakek memutuskan; adikku boleh ikut ibu, sedangkan aku akan tetap di kampung bersama kakek. Selain untuk menengokku, ibu juga memberi uang sekedarnya untuk kakek. Aku sendiri tidak keberatan karena selama ini aku memang dekat dengan kakek. Hal itu makin membuat mbak Darsih sayang kepadaku. Ibu yang tampaknya juga merindukan ayah, akhirnya setuju.Rencana awalnya, aku dan adikku akan dibawa. kata mbak Darsih pada suatu hari, saat dia kesulitan membangunkanku.Yah, dia mana bisa dibangunin! Kami tak punya rumah sendiri, sehari-hari kami hanya tinggal di gubuk kecil milik tetangga. Selain untuk menengokku, ibu juga memberi uang sekedarnya untuk kakek. Tak jarang dia mencucikan pakaian milikku saat ibuku terlalu sibuk bekerja.




















