Kemudian Nisa masuk kekamar mandi mencuci badan dan berganti pakaian. Semalem aja, aku lagi perlu ditemenin nih” pintanya. Bokep Nisa melenguh kecil “Uhh….” sambil mengurangi selangkangannya kearah selangkanganku.Setelah beberapa kali membelai bagian belakang hingga meremas pantatnya, aku meremas dadanya. “Sama aja, dasar cowok. “Ihh… ditanya serius justeru becanda” kata Nisa.“Abis anda pake nanya sih. Sepertinya Nisa sangat merasakan elusanku, lantas dia memagang tanganku dan menunjukkan tanganku supaya meremas-remas payudaranya. Entar kamu pun ngerti kok kalo udah ngalamin” jawabku.“Hmm… enaknya kayak coklat gak ?” tanya Nisa semakin aneh
“Gimana ya Nis, kalo kita santap coklat kan rasa enaknya konstan, sejumlah yang elo santap ya enaknya kayak gitu aja. Pelukan Nisa kian erat, aku melanjutkan mengelus-elus rambutnya, kadang aku membelai punggungnya.“Yan cium lagi dong” kata Nisa.




















