Udah, jangan nangis lagi.”
Lalu Lissa berdiri menuju kamar mandi dan mandi membersihkan sekujur tubuhnya terutama meqinya yg terkotori oleh sperma tukang ojek.Aq keluar hotel untuk membayar tukang ojek tadi. Dia hanya menangis
“kok kamu tega sih menjual aq ke orang lain???”
“aq ngga jual kamu. Bokeb Yap,, akhirnya dapat 1 calon. “aq pipis dulu ya say,ntar malah masuk ke sini kamu yg jijik” kataku sambil menunjuk bibir mekinya
“Oke sayang…”
Lalu aq keluar dan member isyarat tukang ojek itu untuk masuk kamar. “Nggak pa pa mas, dia hafal betul caraku menyium bibirnya, kalau dia sampai curiga itu bukan aq, bisa ketauan kan?”“oh gitu ya… nggak papa sih…kapan nih? knp mesti yg seburuk dia?aq jijik tau ngga??!!!”
“yaudah aq minta maaf. Sepertinya dia memang belum puas. Lissa diam saja, karena memang selalu begitu, tiap kali kita berhubungan intim selalu tdk ada suara karena keenakan.




















