Ngabisin duit Mama yang aku enggak tahu gimana caranya, selalu saja ada. Bokep Indo Apa yang kami minta selalu bisa dipenuhinya. Tapi dia masih duduk di semester dua. Ketahuan Mama gimana?” sahutku. Gila men. Rutukku lagi dalam hati. Biasalah, ngabis-ngabisin duit Mama. Di usianya yang sudah kepala lima dia masih tetap cantik dan sexy. Aku baru pulang. Disana berdiri si Willy. Untung saja lampu di dapur itu bernyala redup. Saat mataku melirik ke arah dalam lemari es, mencari minuman, kusempatkan untuk melirik sekali lagi ke arah batang kontol Willy. Selama ini kupikir kontolku sudah paling gede. Dan selama rentang waktu itu, aku jadi pengamat selangkangan Willy jadinya. Aku segera menolehkan pandanganku dari kontolnya. Meski tak bisa memarahi kelakukan binal anak-anaknya, tapi Papa suka ngomel atau ngasih nasehat. Masak pagi-pagi ngentot disini. Aku beraksi seperti tidak terjadi apa-apa disitu.




















