“Fenty hanya mau bilang kalau Fenty sayang Papa,” kata Fenty
– sambil mencium pipi Papanya.Papanya diam sambil tersenyum sambil tanganya memegang tangan Fenty yang sedang memeluk dirinya dari belakang. “Jangan disini, Pa.. Bokeb Tangan Fenty menggenggam kontol Ganjar yang sudah tegak dan sesekali mengenai belahan pantatnya. Fenty yang sudah terbiasa, langsung mengerti. “Hisap, dong…” bisik Ganjar di telingan Fenty. Sambil tetap
– berciuman diremasnya pelan kontol Papanya. Tak terasa air matanya mengalir di pipi. “Jam 11, Pa…” “Kalau begitu Papa jemput kamu di kampus jam 12 untuk makan siang, lalu kita cari tempat…” kata Papanya sambil tersenyum. Perasaan
– Fenty jadi gelisah. Jilatan, hisapan serta kocokan tangan Fenty pada kontolnya membuat Ganjar mengejang menahan nikmat.




















