Akhirnya Cinta harus membesarkan hati sang ‘klien’ ketika ia meminta ronde kedua, namun tak kunjung mampu melakukannya. Mereka sudah bersahabat karib sejak SMU. Bokep Cina “Gak apa-apa”. Tak mungkin Om Ridwan mendapatkan nomor ini dari Felisia. Ditekannya tombol jawab. “Kamu itu selain cantik ternyata juga cerdas ya”. Ciuman pun kembali mendarat di bibir Cinta. Om Ridwan pun dilain pihak, takut kalau kebiasaannya bermain perempuan tersebar akan merusak nama baiknya dan mempengaruhi rumah tangganya. Cinta mematikan ponselnya. Tubuhnya yang sedikit berisi justru membuat karakter kebapakannya terlihat jelas. “Dan Om juga minta kamu jangan bilang ke Tante Vera”.Cinta hanya mengangguk. Tentunya ia tidak bisa menyalahkan ayah sahabatnya itu. Ia pun terus melanjutkan langkahnya menuju resepsionis. Semua gerakan itu sengaja ia lakukan dengan pelan dan perlahan. “Cinta udah di lobi nih Om”. Gadis cantik itu tahu kalau Om Ridwan kini memiliki hak untuk melakukannya.




















