Sedikit berdebar-debar saya menunggu perkembangan di kamar tetangga saya itu.Saya takut kalau-kalau Mba’ Erna ngomong macam- macam soal Kaset itu, bisa berabe saya. Disinilah saya mulai melihat adanya kesempatanku untuk turut melsayakan tumpangsari pada Mba’ Erna.Ditambah lagi, kejadian itu hanya berlangsung sangat singkat, sekitar 7 menit. Bokep Barat Kemudian sambil membawa bungkusan Kaset itu, saya menuju ke kamar tetanggsaya, mengetuk pintu,“ Assalamualaikum, saya mem-beri salam. Hari Kamis, pukul 09.00 pagi, saya bangun dari tidur, mempersiapkan segala sesuatunya.Kebetulan saat itu hari cuti bersama diperusahaan saya, pas sekalikan para pembaca. ”, tanya Idris.“ Untuk temanku, Mas Andy namanya Dris, kamu wawancarai, tempatkan di mana saja kamu suka, nggak perlu tinggi-tinggi betul jabatannya ”, terang saya.“ Aneh… tapi jika itu maumu, yaa tidak apa-apa ”, jawabnya.“ Yang penting kamu wawancarai dia cukup lama, dan kamu wawancarnya kalau bisa diulang sampai beberapa kali gitu Dris”, terangku pada Idris.“ Oke deh Wan, kalau




















