“hah, tidur dimana kau?” tanya nya. Bokep Tante Ruang kesehatan kantor kami terletak di ujung lantai 2. Disaat seperti ini, aku tidak membiarkannya berpikir. Putri diam, seperti terpasrah. Aku ingin bersetubuh. Kutanggalkan celana Putri, kulepaskan celana dalamnya sehingga liang kenikmatan yang sudah basah itu terpampang di hadapanku. Aku ingin bersetubuh. Mungkin memang ada pegawai atau pejabat lain yang memakai nya seperti yang akan kulakukan. Tapi otakku masih dipenuhi pikiran mesum. “hah, tidur dimana kau?” tanya nya. Kata2 bodat pun keluar dari mulutnya ditujukan padaku. Dalam artian lain, sebenarnya aku sudah di zona selamat karena berhasil mengalihkan pembicaraan kasus ku ke mesumku. Aroma rambutnya menelusuk hidung, bercampur dengan nafsu yang ingin segera kutuntaskan. Ruangan ini serba praktis, sering dipakai untuk tempat istirahat ataupun tempat kongkow. Aku celingak- celinguk liat keadaan, dan langsung menghambur ke depan memeluk putri seraya berkata “Makasih ya put”. Tapi tidak memanas, hanya interogasi kecil yang




















