Sesampainya di jalan Ahmad Yani aku terperanjat hebat karena ada mobil yang memotong di depanku,Tanpa dapat aku kuasai akhirnya akupun menabraknya dan terjatuh dengan luka yang lumayan parah, kemudian aku pingsan. Jantungku berdegub kencang ketika aku melihat Rina hanya tertutup daster kecil jauh di atas lutut.“Kecoaknya udah pergi”, Rina berkata sambil tersenyum.Aku terdiam dan terpana, Rina tidak merasa malu sedikitpun dia malah menyemprotkan shower yang dia pegang ke arahku, akupun basah kuyup. Bokep Barat “Nggak pa-pa..”, kataku lirih. “Aku juga”, jawabku samabil kucium bibir Rina.Rina mengenakan pakaian seperti saat mandi tadi, tanpa BH dan celana dalam, aku membalut tubuhku dengan handuk. Setelah itu Rina melangkah ke kamar mandi, aku mengikutinya dari belakang. Rina tersenyum puas.Kami melanjutkan lagi masak dan makan malam. Setelah itu Rina melangkah ke kamar mandi, aku mengikutinya dari belakang.




















