Sebelum saya menjawab, saya sudah terlebih dahulu melambaikan tanganku ke waitress.Aku sudah lebih dahulu meminum hot cappuccino yang sudah habis setengahnya, sembari menghisap rokokku.“Nggak juga sih. Bokep jepang Kalau didalam khan bisa sambil nonton TV atau apa kek.” saya harus lebih meyakinkan dirinya agar setuju dengan ajakanku.“Iya saya tau. Tuh udah tepat di depannya” Ucapnya.Aku nggak ngerti apa itu peringatan darinya agar saya mempertimbangkan kemungkinan yang akan terjadi atas perbuatanku, atau ini sebuah tanda darinya agar saya sekarang menancapkan penisku ke “liang surga” miliknya.Saya nggak mau berfikir untuk menjawab pertanyaan ini. Vega terdiam tanpa menjawab. Kalau didalam khan bisa sambil nonton TV atau apa kek.” saya harus lebih meyakinkan dirinya agar setuju dengan ajakanku.“Iya saya tau.




















