Akibatnya sebuah mobil berwarna putih yang hilang kendali menabrak anak laki-laki itu. Bokeb Mereka kemudian pergi ke tempat yang dituju. Tapi tidak semua orang di jalan raya itu lucu. Aku yakin sekali, orang tuanya sudah berhasil mendidiknya dengan ajaran agama. Aih, kalimat ini mengingatkanku pada Hujan Bulan Juni milik Sapardi. Jika hujan, tidak ada yang lebih indah selain melihat orang-orang berpayung, melompati genangan air hingga terciprat dan sesekali mengenai pakaian mereka, lalu tiba-tiba ada suara tawa di bawah payung-payung itu. Gila. Malam semakin larut. Pernah suatu malam, aku melihat kejadian paling miris yang membuat aku sempat berdoa agar segera dicabut Tuhan. Beberapa orang lainnya menghakimi supir mobil, menghajarnya hingga biru-biru, termasuk mobilnya yang dibikin tambah penyok.




















