Jorok sekali.“Nah… sekarang giliran kamu Roni, ayo entot Mama seperti ******, he3x…”, ajak Mama Lastri sambil mengubah posisinya menjadi nungging sambil berpegangan di sofa. Bagaikan budak seksnya, aku menuruti perintah itu, tentu dengan suka cita.“Kamu juga Farhan, pake tanganmu untuk pijat-pijat itilku”, kini giliran Farhan yang kena perintah.Kami menjadi dua orang pria muda menjadi budak seks sorang perempuan setengah baya. Film Porno Sepanjang perjalanan, Mama Lastri asyik menelpon seseorang dan suaranya terdengar begitu manja, aku menduga dia menelpon suaminya. Saking riang suasana hatinya, dia tak menutup pintu kamar saat kembali dari kamar mandi. Entah mengapa, aku lupa membawa perlengkapan kosmetik istriku, sehingga ia menyuruhku kembali ke rumah untuk mengambilnya. enak mana memek Mama sama memek Niken?” tanyanya bangga.“Eh… enakan punya Mama..”, jawabku jujur.“Kalau gitu, kapan Mama butuh, kamu siap ya…”, Mama Lastri meminta atau memerintahku, tidak ada bedanya.Tapi aku mengangguk setuju.




















