“Ma.. Di sana tertera nama Bu Sriyatun, yang pasti wanita itu tadi. Bokeb Aku mengangguk pasti. itu lho kamu langsung aja ya, aku nggak tau” ujar wanita itu yang tidak lain adalah bu Bambang, ibu salah seorang teman sekolahku.Aku segera masuk ke dalam rumah itu. “Eh yang kanan belum ndre” ujarnya sambil seperti menyodorkan pipi kanannya. “Sebenarnya iya sih, tapi saya takut” jawabku pelan dengan kepala tertunduk. Aku hanya menggelengkan kepalaku menjawab pertanyaan wanita itu. “Kamu Ndre??” terdengar suara dari balik pintu sebelum pintu itu terbuka. “Heh, liatin apa!” hardik bu Bambang yang mengagetkanku. “Halo” Eh, maaf bu, ini andre, eee… anu bu.. “Mau, aku spontan menjawab dan langsung mencium pipi kanan wanita itu. Tanpa sengaja aku melihat gerak gerik wanita itu. Merasa nggak enak aku ingin segera pamit. Nah, bu Bambang ini termasuk salah satu favoritku.




















