Dan bingung.“Ya udah. Bokep jepang Kini makin jelas terlihat, putingnya yang kecil, menonjol di seragamnya,“Wah mana, tetep gak jelas” kataku.“Mungkin kalo gini baru jelas” lanjutku sambil menyambar satu gelas air es yang memang sedari tadi ada di meja depanku sebagai obat kalau aku haus kala menunggu dia datang tadi. Satu rencanaku telah tercapai.Sita yang masih terlihat malu, semakin malu, karena akulah yang jelas tahu jika dibalik seragamnya ia tidak memakai apa-apa lagi, karena akulah yamg memintanya melakukan semua ini. Sebenarnya aku juga sayang sama kamu, tapi selama in sepertinya kamu tidak menghiraukan keberadaanku”, ujarnya setelah ia meminum lebih dari setengah gelas.“Dulu aku sering mencoba untuk menarik perhatianmu, tapi sepertinya semua sia-sia”.“Tapi jika semua ini bisa membuatmu senang, akupun dengan senang hati akan melakukanya untukmu”, katanya lagi setelah melihat aku hanya terdiam.Dan ia pun melanjutkan perkataanya lagi karena aku masih saja terdiam.“Aku mengerti, mungkin aku nggak akan bisa jadi




















