Obrolan kami nyambung. Vidio Sex Ada apa denganku ini? Batangnya gemuk, segemuk botol coca cola yang sedang dipegangnya. Kalau waktu ada Papa enggak asyik. Si Mimi enggak bohong. Meski begitu, aku dan adik-adikku tetap aja kompak membela Mama.Soalnya belain Papa juga enggak ada untungnya. Jauh lebih menonjol kayaknya. Piaraan Mama itu dimanfaatinnya juga buat muasin nafsunya yang binal. “Yap,” sahut Willy singkat. Gila!” rutukku dalam hati. Ck.. “Eh, Tomi. Celana renang segitiga yang kukenakan, tak lagi bisa menampung kontolku yang membengkak. Kerongkonganku rasanya kering banget. Mataku langsung menatap ke arah kontolnya. Pantes aja Mama paling demen ama dia dibandingin ama gigolonya yang lain,” kata Mimi padaku suatu hari. Aku bukan gay.




















