Ia kembali memeluk tubuhku erat. Bokep Mama Kini aku beralih kelaci mejaku. Jaket Reni yang basah tidak mungkin ia kenakan kembali, sehingga aku meminjamkan jaketku kepadanya. Kataku yang masih terengah-engah mengatur nafas. Cuaca mulai berubah, awan mendung kini meredupkan cahaya diantara rimbunnya pepohonan yang kami lalui. Tanganku kujadikan bantal untuk menyangga kepalanya. Akar kering itu kulemparkan satu persatu kedalam bara api, sementara dahan yang basah kuletakkan disamping api unggun agar mengering. Tampaknya hujan segera turun. Kami kembali merapatkan tubuh kami dan tidur dalam posisi berpelukan.Pagi menjelang. kita berteduh disana aja. Tas carel yang teronggok di samping lemari baju langsung kusambar. yaudah kak bermalam disini aja aku bawa makanan kok.. tanyaku. Aku menurunkan celana yang dipakainya perlahan sampai terlepas.




















