Hingga beberapa detik terlihat Nakim seperti melayang.Kuperlambat ayunan ku, kulihat ada cairan putih kental yg tercecer dari sela bibir istriku. Bokep Jilbab/Hijab Kujawab dgn anggukan cepat, bergegas ia mengambil celananya dari lantai dan melangkah cepat kearah kamar mandi.Aku kembali pada tugasku, cubitan kecil istriku seperti mengembalikan gairah yg tersendat barusan. Nakim sempat melirik kepadaku, kurespon dgn mengangkat jempolku sesaat. Dan kami pun mandi, membersihkan diri dari keringat dan lendir akibat permainan tadi. Dan akupun mulai bekerja.Dengan irama yg teratur, diselingi sentakan dan tekanan pada vagina istriku, kubuat istriku makin terlena.papa, ayo bareng2?,ucap istriku merajuk.iya,sayang..bentar yah,jwbku sambil mencium kening istriku.Tetap kuteruskan ayunan pinggulku, ku lesakkan terus menerus penisku ke vaginanya.Sampai pada satu titik, kurebahkan dadaku hingga menempel di dada istriku, kuatur kakiku lurus sejajar dgn istriku.Istriku mengerti dan memeluk pinggangku dgn kedua tangannya.Dgn gerakan yg seirama, kami berdua berjuang mencari satu titik yg sama.Titik yg jadi final dari tiap




















