Fella dan Nina pun menceritakan hal yang tadi mereka alami di kereta sehingga mereka berdua membatalkan niat belanjanya.“Waduh, gue minta maaf bener. Bokep Merekapun menoleh mencari si sumber suara. Merekapun menoleh mencari si sumber suara. Namun ia menyadari tidak ada yang paham ucapannya. Perhentian berikutnya, beberapa penumpang turun, Fella dan Nina mencoba mengambil kesempatan untuk duduk, namun keduluan oleh beberapa penumpang lain yang sedari tadi juga berdiri.Segerombolan penumpang baru juga masuk, dan seluruhnya pria. Rupanya, Nina mengalami hal yang sama dan ditinggalkan tergeletak lemas bermandikan keringat dan sperma. Terkejut, Fella pun berusaha menepis tangan itu.Merasakan gelagat yang tidak baik, Fella mengajak Nina menjauh dari tempat berdiri mereka sekarang. Tangan-tangan yang menjamahnya seolah semakin menggila dengan keadaan tersebut.“Mmm…!”, terdengar suara teriakan tertahan Fella. aaahh!!” Desahnya.Tidak berapa lama, penis didalam mulut Fella menyemburkan spermanya. Emph….” Sebelum sempat meneruskan teriakannya, ada tangan kokoh membekap mulutnya dari belakang sehingga ia tak




















