Aku tidak akan pernah membencimu Maria..”Pelukan Tomo semakin erat. Bokep Montok Teriakan kepuasan dari wanita itu pun membahana di seluruh ruangan. Aku memekik dan mulai menangis.“Eriik!! Yang paling menyedihkan adalah, aku sama sekali tidak pernah dikenalkan ataupun berjumpa dengan kerabat ayah maupun ibu.Aku tidak pernah bertanya. Dengan posisi membungkuk, dia mengamati wajahku dengan teliti. Sensasi yang tidak pernah kurasakan sebelumnya.Tomo terus berlanjut menciumku, aku bisa merasakan lidahnya memijat lidahku. Hari itu, aku mulai merasa bosan di rumah dan Tomo belum pulang dari kantor. Sakit!! Hatiku terasa sakit dan ngilu. Saat dia melewati barisan anak-anak yang lain, dia tiba-tiba berhenti tepat di depanku. Aku tidak percaya bahwa aku menyaksikan itu semua. Permainan berakhir.Tapi aku masih mematung di depan kamarnya, memperhatikan Tomo dari sebelah pintu yang sedikit terbuka.




















