Bu Tiara terkejut sejenak, lalu ia tertawa manja sambil mengusap-usap rambutku. Bu Tiara terpekik. Bokepjepang “Hmm.. Di depan mataku kini terpampang keindahan pahanya. Aku menengadah.“Kurang jelas, Thomas?” Aku mengangguk.Bu Tiara tersenyum nakal sambil mengusap-usap rambutku. Tunjukkan rasa hausmu! Tapi ia menepis tanganku. Indah. Semakin basah. Menggosok-gosokkan hidungku sambil menghirup aroma pandan itu sedalem-dalemnya. Hadiah yg bisa menyejukkan kerongkonganku yg kering. Langsung aja yuk baca dan simak baik-baik cerita dewasa ini.Bu Tiara dia adalah atasanku yg masih baru, dia menjabat sebagai acounting manager baru 3 minggu, biasanya aku sering dipanggil ke ruangannya untuk menjelaskan budget yg terjadi pada bulan kemarin. Di paha bagian belakang mulus tanpa rambut. Hisap! Sangat kontras dgn warna kulitnya.Aku terpana.




















