Yang kuingat, aku belum diberi makan oleh Nyonya Hana sejak penyiksaan dimulai tadi malam. Bokep Meskipun bukan jalan raya besar, jalan raya itu cukup ramai dengan kendaraan yang lalu lalang. Aku ada janji malam ini dengan seorang pria yang jantan dan macho. Sedangkan Nyonya Hana, dia memiliki hak penuh untuk melakukan apa saja yang disukainya kepadaku. Kami kemudian pergi ke arah luar kota.Sekitar setengah jam perjalanan, kami melewati jalan raya kecil yang di kanan kirinya masih merupakan hutan, walaupun bukan hutan liar. Nyonya Hana melihatku dengan tersenyum puas. Kebetulan aku yang mengangkatnya. Nyonya Hana terus mencambukku sampai sekitar 200 cambukan. Setelah itu, Nyonya Hana langsung pergi meninggalkanku begitu saja yang masih telanjang bulat dan kotor seperti sampah.Nyonya Hana akan datang lagi saat dia memerlukanku untuk dimaki dan disiksa secara sadis. Tidak hanya sampai di situ saja siksaan yang kualami. Tetapi aku juga tidak tahu jalan lain untuk




















